Tentang WordPress

19 06 2010

WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine). WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software).[1] Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya[1]. WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi.[2] Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman ketua pengembang (developer), Matt Mullenweg.[2]

Rilis terbaru WordPress adalah versi 2.9.2 (18 Desember 2009).[3] WordPress didistribusikan dengan Lisensi Publik Umum GNU.[

Sejarah Matt Mullenweg, Ketua Pengembang WordPress.

Sejarah WordPress dimulai saat Matt Mullenweg yang merupakan pengguna aktif dari b2 mengetahui bahwa proses pengembangan b2 dihentikan oleh pemrogramnya (programmer) yang bernama Michel Valdrighi, Matt Mullenweg merasa sayang dan mulai melanjutkan pengembangan b2.[4] WordPress muncul pertama kali di tahun 2003 hasil kerja keras Matt Mullenweg dengan Mike Little.[4] Yang membuat WordPress makin terkenal, selain karena banyaknya fitur dan tampilan yang menarik, adalah juga karena dukungan komunitas terhadap perangkat lunak sumber terbuka untuk blog. [4]

WordPress.com dan WordPress.org

WordPress menyediakan dua alamat yang berbeda, yaitu WordPress.com dan WordPress.org[5].

WordPress.com merupakan situs layanan blog yang menggunakan mesin WordPress, didirikan oleh perusahaan Automattic[2]. Dengan mendaftar pada situs WordPress.com, pengguna tidak perlu melakukan instalasi atau konfigurasi yang cukup sulit.[2] Sayangnya, pengguna WordPress.com tidak dapat mengubah template standar yang sudah disediakan.[6] Artinya, pengguna tidak dapat menambahkan asesori apa pun selain yang sudah disediakan.[6] Meski demikian, fitur yang disediakan oleh WordPress.com sudah cukup bagus.[6]

WordPress.org merupakan wilayah pengembang (developer). Di alamat ini, seseorang dapat mengunduh (download) aplikasi beserta seluruh berkas CMS WordPress. Selanjutnya, CMS ini dapat diubah ulang selama seseorang menguasai PHP, CSS dan skrip lain yang menyertainya.[5] WordPress dengan Bahasa Indonesia (http://id.wordpress.org) ada berkat kerja para kontributor di Indonesia yang dipimpin oleh Huda Toriq, seorang Mahasiswa Kedokteran dari Universitas Diponegoro / UNDIP Semarang. Dengan memanfaatkan situs http://id.wordpress.org, seseorang yang tidak mengerti Bahasa Inggris masih dapat menggunakan WordPress dengan mudah.[7]

Berikut ringkasan perbedaan dalam penggunaan WordPress.com dan WordPress.org:[5] WordPress.com

-> Untuk pengguna yang ingin membuat blog sendiri secara cepat dan punya alamat website seperti http://namadomain.wordpress.com. WordPress.org

-> Untuk pengguna yang ingin memodifikasi WordPress menurut kebutuhan sendiri atau ingin membuat blog menggunakan alamat dan server sendiri seperti http://namadomain.com.

Keunggulan dan Fitur WordPress

Halaman Administrasi WordPress WordPress memiliki banyak keunggulan dan fitur untuk dunia blog, antara lain :[4][6]

  • Gratis. Untuk mendapatkan perangkat lunak WordPress hanya perlu mengunduh dari situsnya (www.wordpress.org) tanpa dipungut biaya, bahkan untuk blog komersial sekalipun.
  • Berbasis kode sumber terbuka (Open Source). Pengguna dapat melihat dan memperoleh barisan kode-kode penyusun perangkat lunak WordPress tersebut secara bebas, sehingga pengguna tingkat lanjut yang memiliki kemampuan pemrograman dapat bebas melakukan modifikasi, bahkan dapat mengembangkan sendiri program WordPress tersebut lebih lanjut sesuai keinginan.
  • Template atau desain tampilannya mudah dimodifikasi sesuai keinginan pengguna. Sehingga apabila pengguna memiliki pengetahuan HTML yang memadai, maka pengguna tersebut dapat berkreasi membuat template sendiri. Pengguna yang tidak mengerti HTML, tentu saja masih dapat memilih ribuan template yang tersedia di internet secara bebas, yang tentu saja gratis (http://wordpress.org/extend/themes/).
  • Pengoperasiannya mudah. Bagi pemula, tentu hal ini amat membantu.
  • Satu blog WordPress, dapat digunakan untuk banyak pengguna (multi user). Sehingga WordPress juga sering digunakan untuk blog komunitas. Anggota komunitas tersebut dapat berperan sebagai kontributor.
  • Jika pengguna sebelumnya telah mempunyai blog tidak berbayar, misalnya di alamat Blogger / Blogspot, LiveJournal, TypePad, dan beberapa mesin blog lain, pengguna dapat mengimpor isi blog-blog tersebut ke alamat hosting blog pribadi yang menggunakan perangkat lunak WordPress. Dengan demikian pengguna tidak perlu khawatir isi blog yang lama akan menjadi sia-sia setelah menggunakan perangkat lunak WordPress.
  • Selain pengguna yang banyak, banyak pula dukungan komunitas (community support) untuk WordPress. Banyak forum yang mendukung pengembangan WordPress ini. Contohnya : http://wordpress.org/support/, http://id.forums.wordpress.com/, dan http://id.forums.wordpress.com/.
  • Tersedia banyak plugin yang selalu berkembang (http://wordpress.org/extend/plugins/), karena para pengembang web di Indonesia juga memberikan kontribusinya kepada WordPress. Plugin WordPress sendiri yaitu sebuah program tambahan yang bisa diintegrasikan dengan WordPress untuk memberikan fungsi-fungsi lain yang belum tersedia pada instalasi standar. Misalnya plugin anti-spam, plugin web counter, dan sebagainya.
  • Kemampuan untuk dapat memunculkan XML, XHTML, dan CSS standar.
  • Tersedianya struktur permalink yang memungkinkan mesin pencari mengenali struktur blog dengan baik.
  • Kemungkinan untuk meningkatkan performa blog dengan ekstensi (http://wordpress.org/extend/).
  • Mampu mendukung banyak kategori untuk satu artikel. Satu artikel dalam WordPress dapat dikatogorisasikan ke dalam beberapa kategori. Misalnya jika kita mempunyai artikel tentang “DKI Jakarta” kita dapat memasukkan artikel tersebut dalam kategori “Tentang Indonesia”, “Propinsi di Indonesia”, atau “Wilayah di Pulau Jawa”. Dengan multi kategorisasi ini pencarian dan pengaksesan informasi menjadi lebih mudah.
  • Fasilitas Trackback dan Pingback.
  • Fasilitas format teks dan gaya teks. WordPress menyediakan fitur pengelolaan teks yang cukup lengkap. Fitur – fitur format dan gaya teks pada kebanyakan perangkat lunak pengolah kata seperti cetak tebal, cetak miring, rata kanan, rata kiri, tautan tersedia di WordPress.
  • Halaman statis (Halaman khusus yang terpisah dari kumpulan tulisan pada blog).
  • Mendukung LaTeX.

Versi, Rilis dan Nama Kode WordPress

Para pengembang inti WordPres saling berbagi layaknya membuat komposisi musik jazz, dan setiap rilis diberikan sebutan (nama) dalam rangka penghormatan kepada para musisi jazz tersebut dengan segala penghormatan dan pujian. Berikut daftar versi, tanggal rilis dan nama musisi jazz yang mereka namai: [8]

Versi Tanggal Rilis Nama Kode .70 27 Mei 2003 1.0 03 Januari 2003 Miles Davis 1.2 22 Mei 2004 Charles Mingus 1.5 17 Februari 2005 Billy Strayhorn 2.0 31 Desember 2005 Duke Ellington 2.1 22 Januari 2007 Ella Fitzgerald 2.2 16 Mei 2007 Stan Getz 2.3 24 September 2007 Dexter Gordon 2.5 29 Maret 2008 Michael Brecker 2.6 15 Juli 2008 McCoy Tyner 2.7 10 Desember 2008 John Coltrane 2.8 11 Juni 2009 Chet Baker 2.9 18 Desember 2009 Carmen McRae Namun ada tiga rilis sebelum versi 1.0 yang tidak mereka beri sebutan / nama (hanya menyertakan versinya saja).[8]

WordPress dan WordCamp di Indonesia

Logo WordCamp WordCamp merupakan konferensi yang fokus pada hal-hal yang berhubungan dengan WordPress.[9] WordCamp menjadi acara resmi yang diselenggarakan oleh masyarakat pengguna WordPress.[9] Setiap pengguna baik pengguna akhir (end user) maupun pengembang dapat berpartisipasi dalam WordCamp. Semua saling berbagi ide, dan mengenal satu sama lain.[9] WordCamp terbuka bagi pengguna WordPress.com dan juga WordPress.org.[9] Valent Mustamin selaku salah satu penyelenggara WordCamp 2010 di Indonesia menjelaskan bahwa berdasarkan data WordPress, Jakarta memiliki jumlah pengunjung halaman yang unik (unique visitor) sebanyak 5.971.919.[10] Jakarta menjadi kota nomor satu di dunia untuk jumlah pengunjung dan meningkat dibandingkan tahun 2009.[10] Di bawah Jakarta terdapat Sao Paulo dengan 3.627.353 pengunjung unik ; London dengan 3.106.790; dan Meksiko dengan 2.388.013.[10] Januari tahun ini (2010), WordPress merekam tingkat kunjungan ke situs WordPress di beberapa negara.[10]Dari hasil perekaman tersebut diketahui bahwa Indonesia menempati posisi lima dunia dengan 10.791.557 pengunjung halaman yang unik.[10]

Posisi nomor satu masih ditempati oleh Amerika dengan jumlah pengunjung halaman yang unik dengan 91.984.365, disusul dengan Brasil 22.379.967, Inggris dengan 13.593.967 dan Kanada dengan 10.896.310.[10]

Sumber : Wikipedia


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: